Laboratorium Lingkungan Sumatera Selatan menerima kunjungan istimewa dari siswa dan guru SMAN Sumatera Selatan, dalam rangka memperkenalkan inovasi teknologi ramah lingkungan bertajuk Sistem Perangkat Kotak Sampah Apung Didukung Filtrasi Air (Hydro Trap) yang terintegrasi dengan energi terbarukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik terhadap penerapan sains dan teknologi dalam menjaga ekosistem perairan, khususnya upaya pengendalian sampah di sungai dan danau.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa berkesempatan menyaksikan langsung cara kerja sistem Hydro Trap, sebuah perangkat apung yang mampu menyaring sampah dan melakukan filtrasi air secara otomatis dengan memanfaatkan tenaga surya. Teknologi ini dikembangkan sebagai solusi inovatif menghadapi permasalahan sampah dan pencemaran air di kawasan perkotaan. Melalui sesi demonstrasi dan diskusi interaktif, tim laboratorium menjelaskan bagaimana integrasi energi terbarukan menjadi kunci efisiensi dan keberlanjutan alat tersebut.
Kegiatan edukatif ini tidak hanya mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan lembaga riset, tetapi juga menumbuhkan semangat generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Para siswa SMAN Sumsel mengaku terinspirasi oleh teknologi yang dipamerkan, serta berharap dapat mengembangkan proyek serupa di lingkungan sekolah mereka. Dengan dukungan dan kolaborasi lintas sektor, inovasi seperti Hydro Trap diharapkan menjadi langkah nyata menuju Sumatera Selatan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
SMAN Sumsel Kunjungi LabLing Bahas Inovasi Hydro Trap
06 Oktober, 2025